Showing posts with label Business. Show all posts

9 Saran Bisnis Dari BILL GATES

0 comments
Bill Gates adalah salah seorang yang sangat berpengaruh dalam dunia informasi teknologi. Ini terbukti dari kesuksesannya membuat Microsoft menjadi salah satu perusahaan terbesar dunia. Bahkan, dia saat ini dinobatkan sebagai orang terkaya sedunia versi Forbes.

Tentunya, kesuksesan Gates tersebut melalui proses yang panjang. Nah, di sini Gates akan membagi resep suksesnya kepada Anda.

Semoga saran Gates di bawah ini akan membuat Anda semakin yakin dalam menjalankan usaha yang sedang Anda rintis.


Berikut sembilan saran bisnis dari Bill Gates. 


1. Kawan adalah aset berharga
Dengan menempatkan kawan sebagai aset berharga, maka kita akan menghargai komitmen dan kerjasama dengan siapapun.

2. Kepercayaan adalah modal jangka panjang 
Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun sebuah kepercayaan dan hanya sekian detik saja untuk menghancurkannya. Maka berusahalah membina kepercayaan baik kepada siapapun.

3. Menjual dengan harga lebih tinggi dari pembelian, bukan harga tertinggi 
Namun berbisnis dan berusaha adalah bagaimana dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi orang lain sebesar-besarnya, tanpa mengabaikan kelayakan usaha. Nilai kebahagiaan dan keberhasilan usahanya bukan pada berapa besarnya keuntungan materi, tetapi berapa banyak manfaat yang diberikan.

4. Mendengarkan kata hati 
Gunakan ketajaman mata hati untuk dapat mengambil keputusan berdasarkan kata hati bukan berdasarkan emosi atau nafsu duniawi.

5. Bekerja dengan hati 
Mereka yang bekerja dengan hati akan selalu bersikap baik kepada siapapun.

6. Kekayaan bukan dinilai dari uang yang dimiliki 
Menjadi kaya bukan sekedar berhubungan dengan memiliki banyak uang. Namun kekayaan yang utama adalah seberapa besar uang yang kita dapatkan dapat digunakan untuk menolong orang lain, untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

7. Berorientasi pada manfaat sebesar-besarnya 
Berbisnis bukan sekadar berorientasi pada profit atau keuntungan materi sebesar-besarnya, tetapi memperoleh keuntungan untuk memberikan manfaat bagi orang lain sebanyak-banyaknya.

8. Fokus pada apa yang diperoleh bukan yang hilang 
Fokuslah memikirkan pada apa yang Anda peroleh saat ini. Biarkan kesempatan yang hilang berlalu dari Anda, karena akan ada kesempatan baru kalau kita dapat mensyukuri apa yang dimiliki saat ini.

9. Gagal hanyalah sebuah proses 
Gagal bukanlah akhir dari segalanya, tetapi bagian dari proses untuk menghasilkan rencana-rencana baru. 

Inilah Ciri-Ciri Wirausaha yang Berhasil

0 comments

Jika anda bertanya tentang bagaimana ciri-ciri wirausaha yang berhasil, jawabannya adalah “tumbuhkan selalu kebiasaan bertindak“. Hanya satu itu saja.

Nah, kebiasaan selalu bertindak itu tidaklah gampang. Maka dari itu, saya tuliskan 8 kunci sukses untuk menumbuhkan kebiasaan bertindak dari David J. Schwartz, pengarang buku best seller “Berpikir dan Berjiwa Besar”.

Tujuannya jelas, supaya memudahkan anda dalam menumbuhkan kebiasaan selalu bertindak. Ok langsung saja, berikut ini 8 pokok-pokok kunci bertindak yang merupakan ciri-ciri wirausaha yang berhasil.

Jadilah “aktivionis”. Jadilah orang yang berbuat. Jadilah pelaksana, bukan sebaliknya.
Jangan menunggu hingga keadaannya sempurna seperti orang yang gagal. Semua itu tidak akan pernah terjadi. Harapkan penghalang dan kesulitan yang akan menghadang dan pecahkan semuanya ketika muncul.
Ingat, gagasan saja tidak akan memberikan keberhasilan. Gagasan atau ide bisnis akan mempunyai nilai hanya jika anda melaksanakannya.
Gunakan tindakan untuk menghilangkan ketakutan dan mendapatkan kepercayaan diri. Kerjakan apa yang anda takutkan dan ketakutan pun menghilang.  Coba dan lihat hasilnya.
Mulai mesin mental anda secara mekanis. Jangan menunggu hingga jiwa anda menggerakan anda. Ambil tindakan, galilah, dan anda menggerakkan jiwa anda.
Berpikirlah dalam pengertian sekarang. Hindari kebiasaan menunda. Besok, minggu depan, nanti, dan kata-kata serupa kerap merupakan sinonim dari kata kegagalan tidak pernah. Jadilah jenis orang yang “Saya memulai sekarang juga”.
Segeralah bertindak. Jangan membuang-buang waktu menyiapkan diri untuk bertindak. Mulailah bertindak.
Ambil inisiatif. Jadilah polopor. Ambillah inisiatif dan laksanakan. Jadilah sukarelawan. Perlihatkan bahwa anda mempunyai kemampuan dan ambisi untuk berbuat.
Itulah 8 tips sukses menumbuhkan kebiasaan bertindak, ciri-ciri wirausaha yang berhasil. Dan saya harap setelah anda membaca ciri-ciri wirausaha yang berhasil di atas, segeralah BERTINDAK.

Lakukan apa yang harus anda lakukan dalam memulai membangun bisnis sekarang juga. Jangan kebanyakan analisa. Tapi jangan pula serampangan macam babi hutan yang nggak bisa belok.

Masukkan persneling anda dan majulah, Go..Go..Go…!!!

Jika Anda Takut Memulai Usaha, Baca Ini!

1 comments

Beberapa waktu yang lalu saya pernah terlibat pembicaraan serius dengan teman satu kuliah saya tentang memulai bisnis. Kebetulan istrinya juga sama-sama satu almamater.

Saat itu posisi teman saya sedang berhenti bekerja dan ingin tahu bagaimana memulai usaha. Karena dulu teman satu kuliah, saya serius untuk mengajaknya berbisnis, memulai usaha kecil.

Setelah mencari beberapa jenis jenis usaha yang prospek, akhirnya saya menelpon teman saya tersebut. Ternyata teman saya tersebut berubah pikiran dan menolak peluang usaha yang saya tawarkan. Penyebabnya adalah dia sudah diterima bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jakarta.

Kemudian saya tanyakan kepada istrinya, “Katanya kemaren ayahnya (baca : suami) ingin memulai bisnis. Apa nggak jadi bu? Kenapa?”, tanya saya basa basi. Istrinya menjawab, “Kayaknya dia nggak bakat bisnis deh. Orangnya nggak ulet. Nggak seperti kamu.”

Karena pembicaraan kami di telepon dan saya malas untuk berdebat, akhirnya saya sudahi. Ada satu hal yang masih mengganjal di hati saya pada waktu itu, yaitu ucapan “kayaknya dia nggak bakat deh”. Memang betul, bisnis itu tidak untuk semua orang. Tapi dia kan belum coba, pikir saya. Wah, belum-belum sudah pesimis duluan.

Inilah ketakutan hampir semua orang jika mereka ingin memulai usaha, ”tidak berbakat”. Sekarang menurut anda, apakah seseorang dilahirkan sebagai seorang entrepreneur atau mereka dididik untuk menjadi seorang entrepreneur?

Kalau anda cermati, menanyakan apakah seseorang dilahirkan sebagai entrepreneur atau dididik untuk menjadi entrerepneur adalah sesuatu yang tidak masuk akal. Akan sama halnya jika ada yang menanyakan apakah seseorang dilahirkan sebagai karyawan atau dididik untuk menjadi karyawan.

Atau ada yang tiba-tiba bertanya kepada anda, apakah menjadi karyawan adalah bakat? Bagaimana reaksi anda jika ditanya dengan pertanyaan seperti itu? Pasti anda akan merasa aneh kan?

Orang itu bisa dididik. Mereka bisa dididik untuk menjadi seorang karyawan atau seorang entrepreneur. Memang untuk memulai bisnis, bakat itu mempercepat seseorang untuk sukses.

Saya tidak menyangkal hal tersebut. Tapi kesuksesan itu lebih ditentukan oleh kerja keras. Kesuksesan itu 99% kerja keras, 1% bakat. Hal itu berlaku juga dalam memulai usaha. Seandainyapun memang ada yang berbakat untuk bisnis, bukan berarti bisnis dan investasi itu tidak bisa dipelajari.

Bakat bisa membuat seseorang hebat. Tapi kerja keras dan kerja cerdas bisa membuat seseorang menjadi bagus. Penyebab ada lebih banyak karyawan daripada entrepreneur adalah semata-mata karena sekolah kita mendidik generasi muda untuk menjadi karyawan. Mereka tidak dididik untuk memulai usaha.

Itulah sebabnya, begitu banyak orang tua yang berkata kepada anak-anaknya, ”Pergilah bersekolah supaya kamu kelak mendapat pekerjaan bagus”. Betul demikian? Saya yakin ya. Pernahkah anda mendengar ada orang tua berkata kepada anaknya, ”Pergilah bersekolah supaya kamu menjadi seorang entrepreneur”? Jarang sekali, bahkan tidak ada!

Satu lagi ketakutan jika orang mau terjun memulai usaha baru, takut gagal. Takut nanti bisnis baru-nya hancur lebur. Padahal, penyebab kegagalan bisnis itu bisa dipelajari. Ok, akan saya terangkan kepada anda.

Kalau anda tahu besok takdir anda adalah menjadi seorang entrepreneur yang sukses, apa yang akan anda lakukan? Pasti anda akan tidur-tiduran di sofa yang empuk. Tidak cepat-cepat untuk memulai bisnis.

Mengapa? Karena anda tahu bahwa anda pasti akan sukses. Begitu juga sebaliknya, jika anda tahu bahwa besok anda tidak akan menjadi entrepreneur yang sukses, apa yang anda lakukan?

Pasti anda akan tidur-tiduran, karena anda tahu bahwa takdir anda adalah seorang wirausahawan yang gagal. Gagal dalam memulai usaha. Itulah sebenarnya hikmah tidak ada yang tahu bagaimana masa depan kita. Supaya kita terus berusaha, tidak putus asa dan patah semangat.

So, yang penting adalah jalani proses-nya. Berpikirlah positif selalu. Jangan takut gagal. Tidak ada yang instan di dunia ini. Semua ada harganya. Bersabarlah dan fokus. Tidak pernah ada atlet sepakbola yang tiba-tiba sukses. Mereka perlu berlatih berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Sampai saat ini saya juga masih mengalami banyak kegagalan. Tapi saya terus bangkit dan berusaha memperbaiki kesalahan bisnis saya. Semangat bisnis saya terus berkobar.

Setiap kali saya jatuh, terutama disaat awal saya memulai bisnis sendiri, tidak pernah terlintas di benak saya bahwa saya tidak berbakat. Anda juga tidak berpikir saya tidak berbakat menjadi pengusaha suskes khan?

Trik Permodalan

0 comments
Permodalan tidak berarti selalu dalam bentuk uang, namun bisa dalam bentuk yang lain. Trik berikut sudah dipraktekkan dan terbukti bisa, bukan cerita fiksi atau sekedar ide saja. Jadi, buka pikiran Agan-agan, ambil satu atau gabungkan ide-ide berikut, untuk melejitkan usaha Anda! Siap?

1. Nego Gratis
Ada beberapa hal seperti tempat usaha, yang bisa Anda nego gratis untuk jangka waktu tertentu, misal untuk 6 bulan trial/masa percobaan! Dengan demikian Anda sudah menghemat biaya sewa pada awal membuka usaha. Langkahnya bisa dimulai dari:

I. Mencari tempat strategis yang layak untuk usaha Anda.

II. Buat proposal singkat yang berisi “10 Alasan” kenapa Anda layak mendapat tempat tersebut dengan gratis! Inti dari 10 alasan tersebut adalah bahwa Anda bisa menarik “semut” datang dan atau menaikkan nilai propertinya. Jika Anda berhasil menyusunnya maka Anda punya power untuk mendapat sewa gratis beberapa saat.

2. Bayar Mundur
a. Bayar Mundur ke kontraktor. Cara ini bisa menunda cashflow Anda untuk biaya renovasi. Jika kontraktor keberatan, coba tawarkan tambahkan bunga. Minta minimal 3 bulan tenggang waktu pembayaran atau boleh juga dicicil.

b. Beli barang dengan pembayaran mundur. Tips ini bisa diterapkan untuk barang-barang yang sangat mudah dijual dengan pembayaran tunai. Uang hasil penjualan tersebut dengan cepat bisa diputarkan kembali. Kuncinya, utamakan cashflow lancar walaupun marginnya kecil. Bahkan jual rugi(sedikit)pun masih oke, asal dapat uang cash dan bisa bayar mundur ke supplier.

3. Bagi Hasil
Bagi hasil/sharing profit (bukan saham) patokannya harus diatas rata-rata bunga bank atau investasi lain seperti emas. Besar kecilnya tergantung dari kestabilan usaha.
Perhitungan yang banyak dipakai untuk melihat potensi investasi sebuah usaha adalah ROI (Return of Invesment) dan PBP (Payback Period).



Sering orang salah kaprah dengan BEP, sebagai tingkat pengembalian modal. Yang benar adalah Payback Period (dalam bulan). Rumusnya berbalik dengan ROI.
Sistem bagi hasil bisa perbulan atau perproyek, dengan kurun waktu atau masa kontrak tertentu. Di akhir masa kontrak, modal bisa dikembalikan. Yang harus diperhatikan dalam sistem ini adalah transparansi ketika membuat perhitungan laba rugi yang biasanya cukup rumit. Kerumitan tersebut bisa juga disiasati dengan prosentasi pembagian yang dihitung langsung dari omset.

4. Hutang Bunga Tetap
Cara ini lebih mudah perhitungannya, karena sistemnya sudah jelas dan pasti, tanpa perlu melaporkan laba rugi tiap bulannya. Kekurangan dari sistem ini, Anda harus siap menanggung resiko jika ternyata bisnis Anda tidak menguntungkan. Dan yang perlu diwaspadai adalah ketika Anda meminjam uang di tengkulak, selain bunganya mencekik, jika macet, dendanya bisa menyesakkan dada.

5. Jual Saham Temporari
Menjual saham kepada investor dengan opsi dapat dibeli kembali dalam jangka waktu yang disepakati. Saham boleh dibeli kembali dengan nilai saham saat itu. Besarnya pembagian deviden sesuai dengan kesepakatan. Kelebihan dari sistem ini, Anda sebagai pendiri bisa mendapatkan saham Agan kembali setelah waktu yang disepakati. Biasanya, untuk jumlah investasi yang besar, investor akan menaruh orang keuangan kepercayaannya pada perusahaan Anda atau meng-audit perusahaan Anda secara berkala.

6. Jual Saham Permanen
Ketika Anda mengambil opsi ini, Anda harus benar-benar mempertimbangkan 'siapa' pembelinya, karena pembeli tersebut punya hak suara untuk mengatur bisnis Anda.
Kalaupun harus menjual saham, batasi kepemilikan maksimal 30% untuk setiap orang. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari suara mayoritas. Dan yang terpenting, otorisasi harus jelas!

7. Jual Saham Cabang
Jual saham dari cabang yang menguntungkan, bisa 100% (take over) atau sebagian saja. Pewaralaba ternama menggunakan opsi ini untuk menjaga nama baik perusahaannya dan menghindarkan kerugian dari pihak pengambil waralaba. Jika investor/pengambil waralaba langsung mendapatkan untung saat membeli cabang tersebut, efeknya mereka akan repeat order dan bahkan menyebarkan pengalaman tersebut ke calon investor lainnya. Keuntungan pihak pewaralaba adalah mendapatkan selisih dari nilai investasi awal dengan harga jual saat ini, yang disebut 'Good will'. Misalnya, investasi awal 200 juta, setelah 2 tahun, laba 20 juta/bulan (ROI 10%/bulan). Perusahaan Anda bisa dijual dengan nilai 400 juta (ROI 5%/bulan), meski nilai asetnya tetap 200 juta. Selisih 200 juta disebut sebagai good will, bisa dipakai untuk membuka cabang kedua! Cara ini lebih elegan untuk memulai bisnis franchise.

8. Tukar Guling
Misalnya sewa tempat gratis (nol rupiah) dengan barter training untuk karyawan mall atau jasa, atau barang lainnya. Bisa juga Anda membayar renovasi atau pembelian barang dengan menukar jasa Anda dalam kurun waktu tertentu. Bisa juga dikonversi dengan bagi hasil atau saham.

9. Pinjaman Lunak BUMN
Perusahaan BUMN memiliki kewajiban untuk menyalurkan sebagian dari
keuntungan tiap tahunnya pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).
Persyaratan dan prosedur pinjaman lunak tersebut cukup mudah, bahkan banyak yang tanpa menggunakan agunan. Bunganyapun bisa setengah dari bunga bank. Selain memberikan pinjaman, biasanya perusahaan BUMN juga melakukan pembinaan-pembinaan secara cuma-cuma!

10. Ventura
Selain lembaga perbankan, ada lembaga sosial dari luar negeri yang bertugas memperbaiki perekonomian negara lain, termasuk Indonesia. Mereka memberikan kredit usaha dengan persyaratan yang ringan, bunga setengah dari bunga bank, bahkan memberikan pendampingan dalam manajemen usaha. Pada dasarnya pemerintah yang memegang mandat untuk menyalurkan dana tersebut, Namun pada kenyataan pemerintah lebih memilih melimpahkannya kepada perusahaan konsultan swasta untuk memangkas birokrasi dan menghindari korupsi.

11. Kartu Kredit (KK)
Sebagian orang takut memiliki KK, karena takut makin konsumtif. Tapi beda hal dengan pengusaha, KK bisa menjadi solusi permodalan yang cepat ditengah persyaratan kredit bank yang rumit.
Ada 2 macam cara penggunaan kartu kredit:

a. Sarana pembayaran mundur. Misalnya Agan kulakan barang dagangan dengan menggunakan KK, maka Anda tidak perlu membayar tunai saat itu. Seperti diungkap di point 2, Anda juga bisa membeli barang yang mudah dijual dengan KK, kemudian dijual cepat (bahkan dengan sedikit rugi), guna mendapatkan uang tunai. Jika Anda memiliki beberapa KK, pilihlah yang jatuh temponya terlama terhitung dari tanggal transaksi Anda.

b. Gesek tunai. Meski cara ini 'abu-abu' dimata perbankan, tapi merupakan solusi bagi UKM, karena praktis. Penyedia gestun biasanya pemilik toko mas, sarang walet, atau bisa dilihat di iklan baris di koran. Biasanya Anda akan dikenakan biaya sebesar 2 - 2,5% dari dana yang Agan ambil. Yang terpenting adalah jangan menggunakan cara ini untuk pengeluaran konsumtif
saja! Juga alokasikan untuk modal bisnis yang perputarannya cepat. Bisnis EO juga bisa bermodalkan KK; sebagai DP hotel, percetakan dan lain-lain. Asik, tapi banyak godaannya untuk konsumtif!

12. Cash Back Properti
Sebagian besar orang mungkin tidak tahu, bahwa beli properti itu bisa tanpa duit, malahan dapat duit! Ya, dapat duit! Cara ini hanya direkomendasikan untuk bisnis yang sudah jalan dan perputarannya cepat, dengan catatan, propertinya bernilai produktif, baik dipakai sendiri atau disewakan.

13. Bank Mertua 
"Sebaik-baik bank adalah bank mertua, cicilan kapan saja, bunganya cincai-cincai."
Dengan kombinasi trik-trik diatas, sebenarnya untuk membuka usaha yang baru, hanya perlu dana maksimal 30% saja dari investor (saham), sisanya bayar mundur, nego gratis, KK, dan lainnya.

Tips Untuk Wanita Yang Ingin Berbisnis

0 comments
Untuk mendapatkan penghasilan tambahan, Anda harus memilih bisnis atau kerja yang cocok untuk Anda.Memilih bisnis atau kerja yang cocok, sangat vital bagi kesuksesan finansial Anda.


Karena tidak semua bisnis atau kerja bisa mengantarkan Anda menuju kesuksesan finansial. Dengan kata lain, tidak semua kerja atau bisnis bisa membuat Anda kaya ataupun meraih cita-cita finansial Anda.
Bagaimana cara memilih kerja atau bisnis yang cocok untuk Anda ?


Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan :

1. Pertimbangkan waktu yang Anda miliki
Berapa waktu luang yang Anda miliki saat ini ? Apakah waktu yang Anda miliki cukup banyak ? Ataukah waktu luang yang Anda miliki sangat singkat ?

Jika Anda memiliki waktu luang yang banyak, Anda lebih bebas memilih bisnis atau kerja. Namun, jika waktu luang yang Anda miliki sedikit, Anda bisa memilih bisnis atau kerja yang tidak menyita waktu. Salah satu bisnis yang tidak menyita waktu adalah bisnis berbasis internet. Di Bisnis berbasis internet, Anda cukup menyediakan waktu 1- 2 jam per hari.

2. Pilih Bisnis Yang Tidak Menyita Waktu Anda
Walaupun Anda saat ini memiliki waktu luang yang banyak, saran saya, Anda tetap memprioritaskan untuk memilih bisnis atau kerja yang tidak menyita waktu Anda. Dengan kata lain, pilihlah bisnis atau kerja yang membutuhkan waktu singkat. Sehingga Anda bisa menghabiskan waktu Anda yang lain untuk kepentingan keluarga dan pendidikan anak Anda.

3. Pilihlah bisnis yang tidak menyita tenaga
Hemat tenaga Anda dengan memilih bisnis / kerja yang tidak menyita waktu. Jangan buat diri Anda terlalu capek, sehingga akan mengganggu peran Anda yang lain.

4. Pilih bisnis yang sesuai dengan kodrat kewanitaan
Hindari memilih bisnis yang hanya cocok dilakukan oleh laki-laki. Jangan memilih bisnis yang tidak sesuai dengan kodrat wanita. Bisnis yang tidak sesuai dengan kodrat wanita akan menjadikan Anda kurang maksimal dalam bekerja, disamping itu akan dipandang “miring” oleh lingkungan Anda.

Sahabat wanita, pilihlah bisnis atau kerja yang sesuai untuk Anda dan dapatkan penghasilan yang memuaskan ….

7 Jenis Motivasi: Mana Yang Menginspirasi Anda?

0 comments

Motivasi bisa dianggap sebagai dorongan untuk melakukan sesuatu. Motivasi bisa bertindak sebagai bahan bakar yang memberikan Anda kekuatan untuk mewujudkan impian. Motivasi dapat membuat orang biasa melakukan tugas-tugas yang luar biasa. Individu yang berbeda merasa termotivasi melalui cara yang berbeda pula. Beberapa orang menyukai penghormatan dan memperoleh motivasi dari itu, sementara yang lain memakai uang sebagai faktor yang memotivasi. Motivasi diperlukan dalam profesional juga dalam kehidupan berkeluarga.

Kita mungkin tidak menyadari betapa banyak teknik motivasi yang bisa digunakan untuk memotivasi rekan kerja, karyawan, anak-anak, diri sendiri bahkan pasangan hidup kita, untuk membuat perubahan atau untuk “berjalan” pada arah yang benar. Berbagai jenis motivasi tentunya untuk berbagai jenis orang, yang pada dasarnya terdapat 7 jenis motivasi, seperti termuat dalam Lifemojo.

1. Motivasi prestasi 
Orang dengan tipe motivasi ini fokus pada pencapaian tujuan. Motivasi ini membentuk dasar bagi kehidupan yang baik, memberikan motivasi kepribadian dinamis dan menghormati diri sendiri. Orang biasanya menetapkan target yang dicapai tidak terlalu sulit dalam pencapaian. Dengan melakukan ini, mereka memastikan melakukan tugas-tugas yang bisa mereka capai.

2. Motivasi peningkatan diri.
Jika Anda tidak mendapatkan motivasi dari luar, temukan motivasi dari diri sendiri. Motivasi diri adalah kemampuan untuk memenuhi keinginan, harapan, atau tujuan tanpa dipengaruhi oleh orang lain. Motivasi diri penting untuk mencapai kesuksesan dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi. Menurut hirarki kebutuhan Maslow, orang memiliki kebutuhan manusia diatur dalam tangga lima langkah. Sebelum lebih tinggi tingkat kebutuhan diaktifkan, tingkat kebutuhan lebih rendah harus dipenuhi. Dalam urutan, kebutuhan bersifat fisiologis, keamanan, sosial, harga diri, dan aktualisasi diri.

3. Motivasi ekstrinsik. 
Bentuk motivasi yang memanifestasikan dirinya positif serta negatif. Motivasi positif muncul dalam bentuk hadiah atau mengobati, dan dapat dinyatakan dalam arti negatif dengan cara memeras atau mengancam. Motivas ekstrinsik berlaku pada kedua kasus dan efektif.

4. Motivasi takut.
Ketakutan juga merupakan salah satu motivasi. Kita “takut” mengemudi di sisi jalan yang salah. Kita takut berjalan terlalu dekat dengan tepi tebing. Kita takut bahan kimia beracun. Ketakutan ini memotivasi kita untuk membuat keputusan yang baik soal keselamatan kita. Tapi jangan biarkan menjadi kebiasaan yang dapat mengendalikan kita. Jika kita tidak bisa melawan dengan cara positif, lakukan secara kreatif.

5. Motivasi investasi. 
Penting untuk menginvestasikan diri secara fisik, emosional, dan finansial dalam suatu tugas. Semakin diinvestasikan dalam suatu tugas, semakin besar kemungkinan ia akan mampu melakukan pekerjaan dengan baik dan lengkap. Contohnya, jika mimpi menjadi seorang penyanyi, ia harus memiliki komitmen togal dalam mencapai tujuan ini. Ia perlu bekerja keras pada apa yang ingin dicapai.

6. Motivasi sosial. 
Banyak orang menganggap kehidupan sosial mereka sebagai motivasi terbesar mereka. Teman-teman mereka adalah motivator terbaik mereka. Ide untuk diterima di antara sekelompok orang adalah motivasi untuk mencapai tujuan hidup. Penelitian menunjukkan bahwa siswa cenderung dipengaruhi motivasi sosial untuk melakukan tugas-tugas seperti itu untuk menyenangkan orang-orang yang mereka kagumi atau hormati.

7. Motivasi sikap.
Jika Anda berpikir positif, Anda bisa mencapai hal-hal yang kadang dianggap tidak realistis oleh orang lain. Sikap positif membantu Anda membangun hubungan yang kuat dan tetap termotivasi. Jika Anda memiliki tujuan dalam pikiran namun kurang motivasi, cobalah miliki sikap positif. Ini akan menaikkan motivasi Anda sendiri.

Motivasi bisa datang dari orang yang Anda cintai, teman sebaya, guru, atau dari teman di komunitas. Tapi tahukah Anda siapa motivator terbesar? Anda sendiri! Anda adalah orang yang memiliki tujuan dalam pikiran dan Andalah yang harus mewujudkan mimpi. Orang yang dekat dengan Anda dan objek dari keinginan Anda hanya memberikan masukan inspirasi bagi Anda. Sisanya tergantung pada Anda dan tindakan Anda.

Hal Yang Tidak Dilakukan Orang-Orang Sukses

0 comments

Agar anda bisa menjadi sukses, contohlah orang-orang yang telah lebih dulu menjadi sukses. Apa yang orang-orang sukses lakukan sehingga mereka benar-benar menjadi orang sukses? Pertanyaan tersebut telah dijawab oleh New Age Magazine pada edisi terbitannya beberapa waktu lalu. Inilah memberikan daftar hal-hal yang tidak dilakukan oleh orang-orang sukses dalam perjalanan mereka untuk mencapai tujuan mereka versi New Age Magazine. 

Bekerja Sendiri 
Tak pernah berusaha untuk bekerja sendiri. Orang sukses cenderung memerlukan support dari pihak lain. Mereka berusaha memperoleh support dari luar seperti teman, keluarga atau bahkan perlu adanya semacam bimbingan spiritual. Orang-orang sukses selalu memiliki daftar panjang orang-orang yang telah memberikan kontribusi atas prestasi yang telah dicapai.

Menunggu Timing
Mereka tidak menunggu “waktu yang tepat” untuk memulai. Mereka tidak mengatakan, “Nantilah kalau dirasa modal sudah cukup baru memluai usaha,” atau “Begitu saya…..” Orang-orang sukses dalam diri mereka tertanam keberanian untuk menanggung kemungkinan risiko yang dihadapi dan selalu melakukan evaluasi atas segala kekurangan yang ada dalam perjalanan kariernya.

Berpikir Kesenangan
Tidak begitu memikirkan semua kesenangan dan kepuasan yang diraih. Untuk mengejar aspirasi yang diharapkan butuh banyak kerja keras dalam mewujudkannya. Terkadang mengorbankan kesenangan demi mengejar impian yang diinginkan. Orang-orang sukses tidak pernah berpikir bahwa ketika terasa semakin sulit berarti jalan yang diikuti adalah salah. Semua dilakukan dengan easy going dan nothing to lose.

Ketakutan
Mereka tidak membiarkan ketakutan mendapatkan tempat terbaik. Siapa yang tidak melewati periode keraguan yang mendalam? Ini tidak berbeda halnya dalam berprestasi. Mereka tidak memberikan ruang bagi ketakutan. Ketakutan bukanlah alasan untuk berhenti.

Pesimistis
Mereka tidak ragu akan kemajuan yang dibuat. Hanya diperbudak rasa kekecewaan jika mencoba membandingkan diri dengan seseorang yang sedang mengejar impian yang sama. Orang-orang sukses senantiasa kagum terhadap orang-orang yang berhasil sebelum mereka, menghormati perspektif yang unik dan cara mereka yang unik dalam mencapai tujuan.

Phobia Kegagalan
Mereka tidak menganggap kegagalan yang didapat sebagai sebuah momok. Kegagalan hanyalah bagian kecil dari proses yang mengiringi derap langkah guna mencapai tujuan akhir dari suatu kesuksesan. Kegagalan adalah hasil yang tak terduga dan membawa mereka ke dalam suasana yang baru. Mereka siap untuk menerima kegagalan yang datang.




" Orang sukses adalah orang yang memiliki kebiasaan mengerjakan sesuatu yang tidak ingin dikerjakan orang gagal "

Kunci Sukses Merencanakan Karier

0 comments

PERENCANAAN karir bukanlah aktivitas yang harus dilakukan sekali. Sebaiknya dilakukan secara teratur. Mengingat bahwa rata-rata pekerja mengalami perubahan karier dalam hidupnya. Perencanaannya tidak perlu ditakuti atau ditunda. Melainkan Anda diberi kebebasan mencapai tujuan karier Anda. 

Berikut ini beberapa tips yang membantu Anda mencapai perencanaan karier yang sukses seperti dikutip quintcareers: 

1. Membuat perencanaan karier tahunan 
Setiap tahunnya pasti Anda memiliki jadwal rutin mengunjungi dokter. Hal ini juga bisa diterapkan untuk perencanaan karir. Cari hari atau minggu dalam setahun untuk merencanakan perubahan besar karier Anda. Blokir semua gangguan sehingga Anda benar-benar fokus terhadap ketidakpastian dan kesulitan yang akan terbentang di masa depan. 

2. Petakan jalur perencanaan karier 
Gambarkan jalur karier Anda dari pertama sampai terakhir kali Anda bekerja. Luangkan waktu untuk meninjau, merenungkan dan meluangkan waktu pada hal yang telah diraih pada masa lalu. 

3. Refleksikan kebutuhan dan keinginan 
Perubahan merupakan faktor kehidupan setiap orang. Seperti halnya suka dan duka. Buatlah daftar dua kolom utama perihal yang Anda suka dan tidak. Gunakan daftar ini untuk memeriksa pekerjaan dan jalur karier Anda. 

4. Periksa hiburan dan hobi 
Perencanaan karier menyediakan waktu yang tepat untuk memeriksa aktivitas Anda diluar pekerjaan. Misalnya kegiatan hobi yang dapat memberikan wawasan besar ke jalur karier masa depan. 

5. Buat catatan keberhasilan masa lalu 
Kebanyakan orang tidak menyimpan catatan prestasi kerja masa lalu. Ciptakan resume yang kuat ketika mencari pekerjaan baru. Buatlah catatan prestasi masa lalu demi membangun resume yang baik.

Manajemen Waktu: Apa yang Paling Penting?

0 comments
Coba bayangkan....

Anda sedang berdiri di dalam sebuah jam pasir besar dengan butiran pasirnya yang terbuat dari emas. Pasir di bagian atas jam tersebut mulai menyusut sedikit demi sedikit, sampai akhirnya tak ada pasir yang tersisa.

Sementara, di bagian bawah Anda sudah terkubur dengan pasir tersebut. Anda sudah terkubur oleh berbagai tugas dan pekerjaan.

Ini bisa menjadi ilustrasi bahwa kurangnya waktu adalah musuh kita dalam menjalankan rutinitas sehari-hari.

Dua puluh empat jam bukanlah waktu yang cukup bagi banyak orang untuk melakukan semua yang telah terjadwal. Karena itu, sangat disarankan untuk melakukan tugas sesuai dengan prioritas.

Quote:
Anda bisa mencoba untuk memprioritaskan atau memanajemen waktu dengan 4 hal berikut:

1. Hal yang penting dan mendesak
2. Hal yang tidak penting tapi mendesak
3. Hal yang tidak mendesak tapi penting
4. Hal yang tidak penting dan tidak mendesak


1. Penting dan Mendesak
Pekerjaan semacam ini adalah pekerjaan yang harus segera diselesaikan, dan jika tidak, maka Anda harus menghadapi konsekuensinya. Misalnya saja tagihan listrik yang harus segera dibayar hari ini. Jika Anda tidak membayar tagihan tepat waktu, Anda bisa didenda. Tugas yang masuk dalam kategori ini bukanlah hal yang bisa ditunda. Anda harus membuatnya menjadi prioritas utama.

Kabar baiknya, Anda bisa mendelegasikan tugas pada orang lain untuk pekerjaan tertentu, seperti misalnya berbelanja untuk keperluan hari itu juga. Jika Anda harus mengeluarkan uang untuk hal ini, keluarkan saja. Sebab, orang-orang kaya adalah orang yang menganggap waktu lebih penting daripada uang.

2. Tidak Penting Tapi Mendesak
Penting tidaknya pekerjaan dalam kategori ini sebenarnya tergantung dari masing-masing orang. Misalnya, suatu diskon selama 3 hari mungkin mendesak bagi seseorang, dan tidak mendesak bagi orang lain yang tidak membutuhkan barang yang didiskon tersebut. Atau, hal seperti ini mungkin juga menjadi mendesak bagi seseorang, padahal barangnya tidak dibutuhkan.

Lalu bagaimana Anda bisa menentukan apakah sesuatu mendesak atau tidak?

Anda bisa mempertimbangkan tentang dampak negatif apa yang mungkin terjadi jika Anda tidak melakukan pekerjaan itu. Kalau misalnya tidak akan ada apa-apa yang terjadi jika Anda melewatkan diskon 3 hari tersebut, sebaiknya lewati saja.

3. Tidak Mendesak Tapi Penting
Anda mungkin sering menunda tugas yang termasuk dalam kategori ini, padahal kategori inilah yang harusnya mendapat perhatian lebih.

Bahaya dari menunda tugas yang berada dalam kategori ini adalah, Anda justru melakukan sesuatu yang Anda anggap mendesak, padahal kenyataannya tidak. Inilah yang akan membuang waktu Anda.

Contohnya, bukannya berusaha untuk meningkatkan penjualan dan meminimalisasi biaya dalam bisnis, Anda justru menghabiskan waktu untuk menyenangkan pelanggan (yang padahal bisa dilakukan oleh orang lain. Atau lebih buruk lagi, Anda bisa menunda-nunda tugas Anda, sampai Anda sadar bahwa tugas Anda penting.

Berikan prioritas tinggi untuk kategori ini. Mungkin hasilnya tidak bisa segera Anda rasakan, tapi untuk jangka panjang ini akan sangat bermanfaat.

4. Tidak Mendesak dan Tidak Penting
Mungkin Anda pikir aktivitas yang berada dalam kategori ini hanya-buang waktu saja. Tapi coba pikirkan kembali. Kenyataanya, banyak orang justru menghabiskan waktu untuk melakukan aktivitas dalam kategori ini, yaitu yang tidak mendesak dan tidak penting. Misalnya saja menonton TV, bermain game, ngerumpi, dan lain lain.

Tentu saja, meluangkan waktu untuk bersantai itu penting. Seperti kata orang,

”All work and no play makes Jack a dull boy,” - kalau Anda hanya bekerja saja, maka Anda bisa menjadi orang yang membosankan.

Tapi, sebaiknya Anda membatasi aktivitas seperti ini; itu jika Anda ingin mewujudkan banyak hal dalam hidup.

Perlakukanlah aktivitas dalam kategori ini dengan prioritas yang paling rendah. Jika Anda benar-benar ingin berhasil, maka batasilah waktu untuk melakukan hal dalam kategori ini, dan fokuslah pada aktivitas yang dapat membuat Anda bisa mengembangkan diri dan juga memberi Anda hasil.

Tipe Pekerja Berdasarkan Manajemen Emosi

0 comments
SETIAP individu memiliki karakter yang berbeda-beda di tempat kerja. Ada tipe yang tegas dan selalu terjun untuk menyelesaikan masalah, dan ada pula tipe yang lebih diplomatis dan menerima.

Dengan memahami gaya emosi rekan kerja, termasuk diri Anda sendiri, orang dapat terhindar dari pertikaian, meningkatkan efektivitas, serta membuat suasana kantor terasa lebih menyenangkan.

Dalam buku berjudul 'It's Always Personal,' Anne Kreamer bekerja sama dengan JWT untuk menyurvei 1.239 pekerja Amerika, mulai dari tingkat manajer sampai entry level. Dari data yang terkumpul, berhasil diidentifikasi empat tipe pekerja berikut ini, seperti dikutip situs forbes.com

Solver
Kelebihan: Tipe profesional seperti ini adalah jenis yang paling langka. Mereka menunjukkan performa terbaik di bawah tekanan. Umumnya, tipe ini merasa puas terhadap diri sendiri dan memiliki kekuatan batin yang solid.
Kekurangan: Karena sifatnya yang tegas, mereka mungkin menutup diskusi sebelum orang lain merasa memiliki kesempatan untuk didengarkan. Mereka juga bisa dipandang sebagai penyendiri.
Saran: Bagi pemikiran di balik pilihan-pilihan Anda dengan kolega.

Accepter
Kelebihan: Berorientasi detail dan diplomatis. Kebanyakan orang biasa masuk ke dalam kategori ini.
Kekurangan: Pesimistis dan penunda. Tipe seperti ini kerap menyembunyikan emosi dan cenderung merasa tidak dihargai.
Saran: Anda membutuhkan sarana untuk mengeluarkan emosi. Tuliskan perasaan Anda atau ceritakan uneg-uneg kepada teman yang dipercaya.

Believer
Kelebihan: Tipe ini biasanya puas dengan kehidupan mereka, dan menemukan makna tentang berbagai hal di luar diri mereka sendiri seperti keyakinan, negara, dan organisasi.
Kekurangan: Meski tidak keberatan orang lain mengekspresikan emosi mereka, tipe ini sendiri tidak nyaman melakukan hal tersebut. Mereka selalu berhati-hati.
Saran: Anda dapat membantu menyelesaikan konflik di tempat kerja, dengan turun tangan dan mengingatkan kolega tentang tujuan dan keyakinan bersama mereka.

Spouter
Kelebihan: Karismatik dan menarik. Tipe seperti ini mampu memperlihatkan semua emosi, termasuk air mata, di depan publik.
Kekurangan: Tipe seperti ini merupakan yang paling cemas, dan lebih banyak berbicara daripada mendengarkan. Ketika terjadi sesuatu yang salah, mereka sering menyalahkan rekan kerja.
Saran: Lakukan aktivitas fisik seperti yoga atau berlari, untuk membantuk mengatasi stres dan mencegah ledakan emosi.

Success Is Something You Attract By The Person You Become

0 comments

Sekarang adalah bagaimana kita mendapat KESUKSESAN ITU ??

1. Anda harus mengerti bahwa kesuksesan itu Rancangan Tuhan.
Kenapa ?? Karena semua kehidupan kesuksesan itu sudah diatur oleh yang Maha Kuasa .

2. Berdoa dan bekerja
Berdoa adalah hal yang sangat mulia dimana kita bisa mendekatkan diri kepada Tuhan. Kita memohon kepada-Nya , minta kepada-nya atas segala yang kita inginkan. Tidak hanya dengan berdoa saja tetapi kita harus dengan bekerja sehingga Tuhan akan memberi apa yang kita butuhkan. Tuhan tidak suka dengan orang-orang yang malas. 

3. Banyak belajar
Belajarlah dari segala pengalaman hidup. Kita bisa mencapai kesuksesan dengan mempelajari setiap apa yang kita kerjakan dan apa yang kita terima serta kesalahan yang telah kita perbuat. Ini akan menjadi bekal bagi kita untuk memperoleh kesuksesan itu.

4. Butuh perjuangan, kerja keras , kerajinan, ketekunan, kejujuran dan Berjiwa sukses 
Segala seuatu tidak akan bisa kita capai bila kita bermalas-malasan. Kita membutuhkan sebuah perjuangan dengan kerja keras , kerajinan, dan ketekunan yang disertai dengan dasar bahwa kita ini memliki jiwa yang sukses.

5. Butuh campur tangan Tuhan
Segala seuatu yang kita perbuat haruslah mengikutsertakan capur tangan Tuhan. Kita tidak boleh mengandalkan kekuatan manusia saja. Biar bagaimanapun, keberhasilan seseorang adalah pemberian dari Tuhan.

6. Butuh kesiapan
Kesiapan adalah kunci agar kita benar-benar matang mencapai kesuksesan . Persiapan diri dari awal kesuksesan dan setelah kita mendapatkan kesuksesan awal. Kita harus benar-benar siap akan segala resiko yang akan terjadi.

7. Kesuksesan itu Hak setiap orang
Setiap manusia sudah diatur oleh Tuhan tentang kesuksesan apa yang kita terima . Untuk itu percayalah bahwa sukses itu akan datang pada waktunya . Jangan menyerah mengejar kesuksesan itu.

8. Diawali dengan mimpi lalu bertindak
Mimpi memberi kita arahan tentang hal apa yang ingin kita capai. Mimpi itu penting supaya kita memiliki gambaran hidup untuk ke depan. Setelah kita bermimpi , alangkah baiknya kita meyakini mimpi kita dan bertindak sesuai dengan bagaimana cara kita memperoleh mimpi itu supaya menjadi kenyataan. 

9. Sukses masing-masing orang itu berbeda
Keberhasilan setiap manusia itu berbeda-beda. Ada orang yang berhasil di bidang A dan ada orang yang berhasil di bidang B. Jangan memaksa diri untuk mengingini keberhasilan orang yang kita tidak mampu untuk mencapainya. Memaksa diri malah akan membuat diri kita jatuh.

10. Impian dan tekad untuk meraih prestasi sebagai pencetak sejarah
Kepercayaan diri yang kuat memotivasi kita untuk mempermudah mencapai kesuksesan itu. Keinginan yang kuat untuk mencapai kesuksesan sangatlah penting. Milikilah keyakinan bahwa kita akan menjadi pencetak sejarah diri kita yaitu dari orang yang biasa akan menjadi ORANG YANG LUAR BIASA !!

Istilah dalam Dunia Marketing Serta Pengibaratannya

3 comments


Sejumlah mahasiswa bertanya pada dosennya tentang arti dari beberapa istilah dalam dunia marketing. Agar lebih mudah dipahami ia menjelaskannya dengan sejumlah analogi:

1. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, “Saya orang kaya. Nikah sama saya, yuk!” Itu namanya Direct Marketing.

2. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Salah satu temanmu menghampirinya. Sambil menunjuk ke arah kamu, temanmu itu berkata, “Dia orang kaya, nikah sama dia, ya!” Itu namanya Advertising.

3. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, lalu minta nomor HP. Esok harinya kamu telepon dia dan langsung bilang, “Saya orang kaya. Nikah sama saya, yuk!” Itu namanya Telemarketing. 

4. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu merapikan diri, lalu menuangkan minuman buat dia, dan membukakan pintu buat dia. Sambil mengantarnya pulang, kamu bilang, “By the way, saya orang kaya nih. Nikah sama saya, yuk!” Itu namanya Public Relations. 
5. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Dia menghampiri kamu dan berkata, “Kamu orang kaya, kan? Nikah sama saya, yuk!' Itu namanya Brand Recognition. 

6. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, “Saya orang kaya. Nikah sama saya, yuk!”, tapi dia malah menampar kamu. Itu namanya Customer Feedback. 

7. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, “Saya orang kaya. Nikah sama saya, yuk!”, terus dia memperkenalkan kamu ke suaminya. Itu namanya Demand and Supply Gap. 

8. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, tapi belum juga kamu sempat bilang apa-apa, ada pria lain datang dan 
langsung berkata, “Saya orang kaya nih. Nikah sama saya, yuk!' Lalu sang gadis pergi dengan pria tersebut. Itu namanya Losing Market Share.

9. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, tapi belum juga kamu sempat bilang, “Saya orang kaya nih. Nikah sama saya, yuk!'.... tiba-tiba istri kamu nongol! Itu namanya Barrier to New Market Entry.

Kesalahan Yang Harus Dihindari Dalam Menjalankan Toko Online

0 comments
Melihat perkembangan bisnis online yang semakin pesat, banyak masyarakat yang tertarik menekuni bisnis melalui dunia maya untuk mendapatkan untung besar setiap bulannya. 
Berbagai macam produk maupun jasa kini mulai ramai ditawarkan pelaku usaha, melalui toko online yang sengaja mereka bangun untuk mendapatkan omset penjualan yang lebih menjanjikan.

Fenomena seperti ini memang sudah ramai dijalankan pelaku usaha sejak beberapa waktu belakangan ini. 
Bahkan tidak hanya para pemula saja yang sekarang tertarik membuka toko online, banyak juga pelaku usaha yang awalnya menjalankan bisnis konvensional kini mulai merambah ke toko online untuk memperluas jangkauan pasar yang mereka miliki.

Sebagian dari mereka memang banyak yang berhasil mendapatkan omset berlimpah dari bisnis toko online, namun tidak sedikit pula para pelaku usaha yang akhirnya harus menutup toko onlinenya karena tidak memberikan omset berarti bagi para pemiliknya. 

Lalu, hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan toko online tidak berkembang?

Mari kita bahas bersama mengenai 10 kesalahan dalam menjalankan toko online.

1. Kesalahan pertama yang sering dilakukan pelaku usaha yaitu menggunakan gambar dari internet untuk mempromosikan produk-produknya. 
Tentu strategi ini kurang tepat, karena gambar yang digunakan tentunya sudah pasaran dan tidak menunjukan kualitas asli yang dimiliki produk tersebut. 
Alangkah lebih baik jika Anda memasang foto asli dan menambahkan watermark atau logo tertentu pada produk-produk yang Anda pasarkan.

2. Kelalaian yang kedua yaitu tidak mencantumkan kontak person secara lengkap. 
Biasanya pelaku bisnis online hanya mencantumkan alamat email untuk pemesanan, padahal tidak semua konsumen memiliki alamat email. 
Sehingga wajar adanya bila banyak konsumen yang enggan membeli karena kesulitan untuk berkomunikasi dengan pedagangnya. 
Karena itu, cantumkan alamat lengkap Anda, nomor telpon yang bisa dihubungi, serta akun lainnya yang Anda miliki (misalnya saja akun FB, Twitter, ataupun YM).

3. Tidak memberikan deskripsi produk secara lengkap. 
Terkadang ada sebagian pelaku usaha yang sengaja menyembunyikan beberapa informasi penting untuk menarik minat pelanggan agar menghubungi langsung para pelaku usaha. 
Namun, pada kenyataannya malah banyak konsumen yang akhirnya urung membeli produk tersebut karena informasinya yang kurang lengkap.

4. Respon pedagang yang terlalu lama. 
Semua konsumen tidak ada yang suka bila harus menunggu respon terlalu lama, jadi sebisa mungkin siapkan mental dan fisik Anda untuk merespon permintaan pelanggan secepat mungkin. 
Siapkan nomor HP, serta alamat email yang bisa dihubungi konsumen selama 24 jam nonstop, dan berikan respon balik sesegera mungkin agar konsumen tidak berpaling ke toko online yang lain.

5. Tidak melengkapi penawarannya dengan petunjuk pembelian. 
Agar konsumen tidak kebingungan ketika hendak memesan produk, sebaiknya lengkapi informasi penawaran dengan urutan petunjuk pembelian. 
Misalnya; pertama mengisi kolom pembelian, kedua mentransfer dana, dan terakhir melakukan konfirmasi melalui telepon kepada pelaku usaha.

6. Hanya menggunakan satu rekening bank untuk melayani berbagai macam transaksi pembelian. 
Dalam menjalankan toko online, rekening bank menjadi modal utama bagi Anda untuk memperlancar jalannya usaha. 
Oleh sebab itu, untuk melayani pembelian konsumen yang beranekaragam, minimal Anda harus memiliki dua rekening bank (swasta dan pemerintah) untuk mempermudah transaksi pembayaran.

7. Proses pengiriman barang yang sering terlambat. 
Sebagian pelaku usaha tidak memberikan kepastian pada konsumennya mengenai lama pengiriman barang. 
Hal ini menjadi catatan penting bagi pelaku bisnis toko online, karena lambatnya pengiriman barang bisa mengurangi kepercayaan dari para konsumen.

8. Berani bersaing harga namun tidak memperhatikan kualitas produk. 
Banyak konsumen yang mengeluh dengan pelayanan toko online, karena mereka membeli produk murah via internet namun kualitas yang didapatkannya kurang maksimal. 
Kasus seperti inilah yang harus Anda hindari untuk menjaga citra baik perusahaan Anda.

9. Loading website yang sangat lambat. 
Biasanya para pengunjung tidak menyukai situs-situs yang loadingnya sangat lambat. 
Mereka cenderung malas membuka website yang loadingnya lama dan memilih berpaling ke website lain yang bisa diakses dengan cepat.

10. Kurang up to date. 
Menjalankan bisnis di internet tidak hanya sebatas membangun toko online dan membiarkannya begitu saja tanpa aktivitas apapun. 
Anda harus aktif meng-update website Anda, dan rajin mempromosikannya melalui forum online maupun situs jejaring sosial agar toko online Anda diketahui banyak orang.

Nah, setelah membahas beberapa hal penting yang sering dilalaikan pelaku bisnis toko online. 
Kini saatnya Anda menghindari 10 kesalahan tersebut dan memberikan pelayanan terbaik bagi para konsumen Anda. 
Konsumen senang, toko online Anda pun bisa berkembang!!!

7 Penyebab Utama Kegagalan Dalam Bisnis

0 comments

“80 % bisnis mengalami kegagalan pada tahun kedua dan 80 % sisanya mengalami kegagalan pada tahun ke lima”
( Michael E. Gerber)


Sangat mengejutkan hasil survey yang dilakukan olehMichael E. Gerbertentang bisnis-bisnis baru yang mengalami kegagalan pada tahun kedua sebanyak 80 %. Apakah bisnis Anda berada dalam 20 %-nya? Tentunya Anda berada di tingkat kesuksesan. Sebagai pemilik bisnis, Anda harus mengetahui apa penyebab kegagalan dalam berbisnis, sehingga kita harus mengantisipasinya dan menjadikan bisnis Anda menjadi sukses dan lebih sukses lagi. Adapun 7 alasan utama kegagalan bisnis adalah sebagai berikut:

1. Ketidakjelasan bisnis yang dijalankan
Pemilik bisnis belum memutuskan pada nilai, visi, misi dan tujuan bisnis serta rencana bisnis, sehingga tidak fokus apa bisnis yang dijalankan. Karena tidak ada kejelasan bisnis yang dijalankan mengakibatkan pemilik bisnis tidak jelas tujuannya dan belum membuat rencana bisnis tertulis untuk memandu mereka dalam area bisnis, area keuangan, area keluarga dan area kesehatan. Tanpa tujuan dan rencana tertulis, Anda seperti orang yang berwisata ke wilayah asing tanpa paduan atau peta.

2. Rendahnya mental: tidak sabar, tamak dan bimbang
Pemilik bisnis tidak realistis mengenai berapa lama untuk meraih hasil-hasil bisnisnya, tidak sabar dalam mengambil hasilnya, dalam melakukan pengeluaran biaya yang minimal dan tidak adanya pekerjaan yang khusus atau fokus dalam menjalankan bisnis pada pertama. Pemilik bisnis berpikir bahwa mereka dapat menghasilkan banyak keuntungan secara tetap dan mudah. Banyak bisnis gagal karena pemilik bisnis mencari jalan untuk membuat keuntungan besar dengan cepat dan menjadi milyuner secara instan. Dalam menjalankan bisnis diperlukan suatu proses.

Pemilik bisnis yang kurang pengalaman sering mengerjakan waktu dan uang secara tidak bijaksana, tanpa pertimbangan konsekuensi, tindakan yang tidak sabar, tanpa mengambil waktu untuk memperoleh data dan memikirnya, tak peduli seberapa jauh bisnis itu telah dijalankan pada arah yang tidak tepat dari tujuan bisnisnya.

Kareta takut akan kegagalan, banyak pemilik bisnis menghindari berhadapan dengan tantangan atau halangan dan sering hancur karena mereka tetap berperforma rendah dalam berbisnis.

3. Rendahnya penjualan, pelayanan dan buruknya hubungan
Kurangnya semangat dalam bagian penjualan adalah faktor utama reandahnya penjualan yang merupakan salah satu alasan utama kegagalan dalam berbisnis. Penurunan penjualan mengurangi cash flow dan dapat menyebakan kegagalan dalam bisnis. Pemilik bisnis perlu persiapkan tim untuk berpikir dan fokus pada penjualan dan pelangan setiap saat. Jadikan penjualan sebagai prioritas utama dari tim penjualan dan tim lainnya. Antisipasi tren kegagalan pasar, produk dan pelayanan. Lihatlah ke depan, satu, dua, atau tiga tahun mendatang. Ke manakah pemasaran akan berjalan? Apa trend pasarnya? Produk apa yang ditawarkan sekarang? Apakah sesuai keinginan pasar? Perubahan apa yang perlu untuk antisipasi keinginan, kebutuhan dan kesukaan pelanggan. Hubungan yang buruk dengan lingkungan bisnis dan tim perusahaan akan menyebabkan bisnis Anda tidak mampu bertahan lama dengan yang lainnya. Baik di dalam atau di luar bisnis Anda, hal itu akan menyebabkan kegagalan bagi bisnis Anda. Bermusuhan dan pikiran negatif menyebabkan pemilik bisnis cepat marah, sering mengkritik, protes terhadap staf yang tidak baik, pemasok dan bahkan pelanggan.

4. Rendahnya pengetahuan keuangan
Kekurangan kemampuan atau rendah pengetahuan tentang Laporan Keuangan, pemilik bisnis tidak mengetahui bagaimana mengaturnya atau terlalu sibuk. Pemilik bisnis harus mengetahui dengan pasti berapa banyak uang yang ia punya, berapa banyak hutangnya, berapa banyak yang berhutang padanya, dan target untuk menerima atau membayar totalnya. Tentukan secara lengkap pada sistem akuntansi sehingga Anda selalu mengetahui ke mana uang tersebut digunakan.

5. Lemahnya sistem pengontrolan dan rendahnya disiplin
Lemahnya sistem pengontrolan di setiap lini perusahaan, seperti penjualan, persediaan, piutang, pengeluaran biaya operasi perusahaan terutama di bidang penjualan; sistem penjualannya, cara pencapaian target, cara mendapatkan pelanggan dengan biaya yang efisien, cara menjualnya, cara pengiriman, metode penjualannya, harga jualnya, cara pemantauannya. Apakah semuanya telah dilakukan secara konsiten dan terus menerus? Lemahnya sistem pengontrolan dan rendahnya disiplin inilah yang menyebabkan kegagalan dalam berbisnis.

6. Kekurangan modal kerja
Modal kerja yang tidak cukup sering dihadapi oleh pemilik bisnis. Pemilik bisnis dulu terlalu optimis dan tidak sabar. Pemilik bisnis mengetahui bahwa untuk mulai membangkitkan keuangan dari penjualan memakan waktu lama dan pada umumnya Anda memerlukan enam bulan untuk menyediakan uang tunai sebelum memulai bisnis Anda.

7. Lemahnya perencanaan 
Karena perencanaan yang lemah, belum adanya rencana bisnis yang tertulis, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pemilik bisnis bereaksi terus menerus, bahkan menjadi kewalahan dengan pekerjaan yang harus dilakukan. Pemilik bisnis dan timnya harus jelas dalam hal prioritas di setiap area dari pekerjaan dan tetap bertanya strategi apa yang paling penting dalam waktu sekarang ini. Serta apa yang dapat saya dan hanya saya lakukan, jika saya melakukannya dengan baik, akan membuat perbedaan yang nyata.


Setelah mengetahui 7 alasan utama kegagalan bisnis, maka Anda sebagai pemilik bisnis atau para eksekutif dapat melakukan antisipasi, terutama pada area kelemahan Anda dan tetap terus meningkatkan area keunggulan Anda. Salam Excellent, Your Way to the Ultimate Success.

Serba Serbi Tentang Usaha Kecil menengah (UKM)

2 comments

PENGERTIAN UKM

Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. 

Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”


LANDASAN HUKUM YANG MENGATUR UKM

Berikut ini adalah list beberapa UU dan Peraturan tentang UKM :

1. UU No. 9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil

2. PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan

3. PP No. 32 Tahun 1998 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kecil

4. Inpres No. 10 Tahun 1999 tentang Pemberdayaan Usaha Menengah

5. Keppres No. 127 Tahun 2001 tentang Bidang/Jenis Usaha Yang Dicadangkan Untuk Usaha Kecil dan Bidang/Jenis Usaha Yang Terbuka Untuk Usaha Menengah atau Besar Dengan Syarat Kemitraan

6. Keppres No. 56 Tahun 2002 tentang Restrukturisasi Kredit Usaha Kecil dan Menengah

7. Permenneg BUMN Per-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan

8. Permenneg BUMN Per-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara

9. Undang-undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah


Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (dahulu Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, disingkat Kemenegkop dan UKM) adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan koperasi dan usaha kecil dan menengah. Kementerian Koperasi dan UKM dipimpin oleh seorang Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) yang sejak tanggal 22 Oktober 2009 dijabat oleh Syarifuddin Hasan.


KRITERIA UKM

Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut:

1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha

2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah)

3. Milik Warga Negara Indonesia

4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar

5. Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.


KONTRIBUSI UKM DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Krisis yang terjadi di Indonesia pada 1997 menyebabkan banyak industri besar dan perbankan gulung tikar. Tapi berbeda dengan UKM yang sebagian besar tetap bertahan, bahkan cendrung bertambah. Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia UKM selalu digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan penting, karena sebagian besar jumlah penduduknya berpendidikan rendah dan hidup dalam kegiatan usaha kecil baik di sektor tradisional maupun modern. Di Indonesia, UKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Jumlah UKM hingga 2011 mencapai sekitar 52 juta. UKM di Indonesia sangat penting bagi ekonomi karena menyumbang 60% dari PDB dan menampung 97% tenaga kerja. Tetapi akses ke lembaga keuangan sangat terbatas baru 25% atau 13 juta pelaku UKM yang mendapat akses ke lembaga keuangan [2]. Pemerintah Indonesia, membina UKM melalui Dinas Koperasi dan UKM, di masing-masing Provinsi atau Kabupaten/Kota.


KLASIFIKASI UKM

Dalam perspektif perkembangannya, UKM dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kelompok yaitu :

1. Livelihood Activities, merupakan UKM yang digunakan sebagai kesempatan kerja untuk mencari nafkah, yang lebih umum dikenal sebagai sektor informal. Contohnya adalah pedagang kaki lima

2. Micro Enterprise, merupakan UKM yang memiliki sifat pengrajin tetapi belum memiliki sifat kewirausahaan

3. Small Dynamic Enterprise, merupakan UKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu menerima pekerjaan subkontrak dan ekspor

4. Fast Moving Enterprise, merupakam UKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan akan melakukan transformasi menjadi Usaha Besar (UB)


SUSAHKAN MEMPEROLEH KREDIT UKM ?

Sebenarnya perbankan tidak pernah mempersusah atau membuat susah para pelaku bisnis untuk dapat mengakses permodalan / Kredit UKM. Akan tetapi kita harus mengerti bahwa Bank merupakan Well Regulated Organization (Organisasi yang telah tertata secara baik aturan mainnya) sehingga setiap transaksi harus sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Kenapa susah? rata-rata pelaku bisnis UKM tidak mau dan mengabaikan aspek legalitas dan formalitas kegiatan bisnisnya semisal, NPWP UKM, TDP UKM, SK Domisili UKM.


BAGAIMANA SOLUSI MEMPEROLEH KREDIT UKM ?

1. Pastikan bahwa bisnis kita merupakan bisnis UKM yang terus berkembang.

2. Pastikan bahwa Legalitas usaha dilengkapi secara baik beserta dokumen pembukuan transaksi usaha.

3. Pastikan bahwa kita tidak mempunyai cacat di dunia perbankan walau sekecil apapun sebelumnya (Misal : Tunggakan kartu kredit walau hanya 100 perak sekalipun.)

4. Pastikan kita mempunyai opini positif dari rekanan bisnis kita.

5. Untuk usaha menengah - Usahakan bisnis kita telah menggunakan komputerisasi dalam administrasi transaksinya.

6. Pastikan bahwa lokasi usaha mendukung dan representatif (dibandingkan pelaku sejenis) walau di pasar yang kumuh sekalipun.

7. Pastikan informasi yang kita berikan kepada pejabat Bank adalah akurat dan tepat serta jujur.

8. Pastikan bahwa bisnis kita bukan usaha baru sebab Pejabat Bank tidak akan mau mengambil resiko dengan usaha yang masih baru dan belum tentu berjalan.


PERSYARATAN YANG PERLU DILENGKAPI UNTUK PROSES KREDIT UKM

1. Aspek legalitas usaha
Untuk PT/ CV/ Firma/ NV atau sejenisnya adalah fotocopy : Akta pendirian berserta perubahannya, SIUP, NPWP, TDP, SK Domisili, KTP Seluruh pengurus, Sertipikat jaminan / BPKB, KTP Pemilik Jaminan, Surat Nikah, Kartu Keluarga, Rekening Koran 3 Bulan terakhir, Nota penjualan 3 bulan terakhir, Rekap laporan penjualan 1 Tahun. Adapun untuk perorangan adalah : SIUP,NPWP, TDP, SK Domisili,Laporan Penjualan,Sertipikat/ BPKB Jaminan, KTP, KK, Surat Nikah.

2. Aspek Ekonomis
Laporan penjualan dan faktur2 penjualan, Rekening Koran, Rekening Listrik dan dokumen sejenis lainnya.

3. Aspek Tekhnis
Pelaku Bisnis UKM harus sadar bahwa pejabat Bank banyak menangani portofolio kredit sehingga membutuhkan dukungan support teknis kelengkapan dokumen dan hal tersebut harus diperhatikan atau pengajuan akan menjadi sedikit lebih lamban.
Frozer Corporation Bloggers - Meet Millions of Bloggers Frozer Corporation
 
Indonesian Streets